Tampilkan postingan dengan label Puisi Rayuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Rayuan. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 November 2010

Puisi Rayuan Cinta

Puisi Rayuan. Berikut ini puisi rayuan buat perempuan,nah buat yang suka sama puisi rayuan silahkan di baca nich puisi rayuan cinta buat cweknya di bawah ini:
Ah, senyumu itu membuatku terhenti

sejenak kutatap engkau

sekilas sudut matamu mengintip

aku yang terdiri di tepi jalanan ini.

Dari sebuah kios pedagang burung

kulihat engkau duduk dan mengawasi jalanan.

Aku lihat engkau berambut sebahu dan berbaju merah.

Kudekati kios pedagang itu

aku bertanya “ini namanya burung apa?”

Dia tersenyum sambil menatapku

“ini namanya burung Rengganis”

Ah, manis sekali nama burung itu

seperti senyum gadis yang menjualnya.

Aku masih ingat jalanan di tengah hutan itu,

senyum manis yang sederhana

masih membayang dalam benakku

setiap kali kudengar burung rengganis

yang kubawa dari kios pedagang burung di tengah hutan itu

berkicau dan melompat-lompat lincah dalam sangkarnya.

Ah, senyum manis yang sederhana, lugu

tapi jujur … kapan aku dapat melihatnya lagi?

Sudahlah esok biar menentukan jalannya sendiri,

sekaranga kupelihara burung Rengganis ini

sebaik dan sesayang mungkin

sebagai kenangan momen itu.

Nah itulah Puisi Rayuan.
Baca Selengkapnya »

Sabtu, 20 November 2010

Puisi Rayuan

Berikut ini puisi cinta romantis puisi rayuan,puisi kata-kata rayuan cinta buat pacar yang romantis,nah yang suka sama puisi cinta atau puisi romantis silahkan di lihat nich puisi cinta atau puisi romantisnya di bawah ini:

Kekasih…
Laksana cermin dalam resonansi jiwa
Yang menggetarkan palung hati hingga keraga
Dan menghantarkan kehangatan bara
dari bekunya hati sang kelana

kekasih…
kesetiaan agung pada dera kerinduan
laksana pantai menanti ombak dalam pelukan
yang teredam pada dalamnya kebisuan

kekasih…
seperti bunga yang menjaga tingginya kuncup
pucuk-pucuk kasihmu tak juga meredup
mencumbui lautan sukma yang kuyup
dalam serenade desiran angin sayup

kekasih…
karang-karang kesabaran yang tumbuh di lubuk kalbu
meleburkan kebimbangan sang peragu
saat luka kuburkan semburat hasrat perindu
dari kelam kelabu cerita lalu

kekasih…
butiran hujan yang jatuh selayak mutiara
terbungkus rapi dalam kado asa
untuk kau buka jika saatnya tiba
andai mampu kusibak jendela masa

kekasih…
sanjung puji dalam serambi janji
terucap lugas pada paras sejati
demi ikrar atas cinta suci
rekatkan dua hati yang terpatri.


Puisi Rayuan.
Baca Selengkapnya »